Untuk mencegah timbulnya jerawat atau agar jerawat yang baru muncul tidak menjadi parah, baca artikel saya sebelumnya mengenai apa penyebab jerawat,cara mencegah jerawat, dan mengatasi jerawat yang baru muncul.
Berikut ini adalah tips cara menghilangkan jerawat dengan cepat dan mudah dari livestrong.com
Saat bangun di pagi hari :
1. Cuci wajah dengan air hangat dan mild soap (bisa memakai sabun dove atau sabun bayi johnsons). Kemudian gunakan washcloth untuk pengelupasan kulit mati dengan lemah lembut, pijatlah kulit dengan gerakan melingkar.
Catatan : bagi yang tidak tahu apa itu washcloth, ialah sebuah handuk kecil yang lembut yang fungsinya untuk membersihkan wajah, yang biasanya facial di salon pasti tahu.
2. Bilas kulit Anda dengan percikan air dingin. Dan Tepuklah kulit kering dengan handuk lembut. Hindari menggosok kulit karena dapat menyebabkan iritasi.
3. Oleskan krim (baik yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat) untuk kulit Anda, mengikuti petunjuk produk. Hindari daerah sensitif di sekitar mata dan hidung. Bagi yang tidak tahu produk krim kulit yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat bisa ditanyakan ke apotek terdekat. Kalau saya sih biasanya menggunakan cream benzolac, bisa dibeli di apotek terdekat.
Saat sebelum tidur :
1. Cuci kulit Anda sebelum tidur untuk menghapus semua make up, minyak dan keringat yang menumpuk sepanjang hari. Gunakan air hangat dan sabun lembut (mild soap). Gunakan gerakan melingkar yang lembut dengan washcloth untuk pengelupasan kulit mati.
2. Percikkan wajah Anda dengan air dingin untuk membilas bersih. Keringkan perlahan dengan handuk lembut.
3. Gunakan bola kapas bersih untuk mengoleskan beberapa tetes tea tree oil (minyak pohon teh) pada kulit Anda. Hindari daerah sensitif di dekat mata dan membran hidung. Ratakan minyak secara sempurna.
Tips dan peringatan :
1. Anda dapat mengganti minyak pohon teh (tea tree oil) dengan minyak lavender. Kedua minyak mengandung sifat antibakteri yang bisa membantu mencegah dan mengobati jerawat yang terinfeksi.
2. Benzoil peroksida dan asam salisilat dapat menyebabkan pengelupasan pada kulit Anda untuk bulan pertama atau lebih dari menggunakannya, tetapi akan sembuh.
3. Jika ada reaksi alergi atau terjadi iritasi, hentikan menggunakan produk, dan hubungi dokter atau dokter kulit.
Demikianlah perawatan yang bisa anda lakukan di rumah untuk mengatasi jerawat. Namun, perawatan jerawat tak hanya dilakukan dari luar saja tapi juga dari dalam agar lebih efektif. Diantaranya dengan mengonsumsi buah dan sayuran segar, kurangi konsumsi teh dan kopi berlebihan, rajin minum air putih 8 gelas sehari, hindari makanan yang mengandung pemanis dan digoreng, dan yang tak kalah penting adalah olahraga secara teratur.
Blog SEO posting seputar Hiburan, Teknologi, Gadget, Handphone, Olahraga dan Berita Terbaru
Home » Posts filed under Kesehatan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Cara Mencegah Asam Urat
Karena asam urat sebenarnya ada secara alami di dalam tubuh, jumlahnya bisa meningkat karena ada faktor dari luar, misalnya makanan. Ada beberapa trik agar asam urat tidak melejit jumlahnya.
Menurut situs Best Gout Remedies, caranya adalah sebagai berikut :
1. Menghindari makanan yang kaya urin
Tukar dengan makanan rendah purin atau yang kadar purinnya sedang-sedang saja. Untuk jenis makanan dengan kadar purin masing-masing; silakan lihat penjelasan di bagian akhir.
2. Kurangi asupan minuman beralkohol
Atau lebih baik dipangkas saja sekaligus. Minuman beralkohol, terutama bir, adalah jenis minuman dengan kadar purin tertinggi. Jika tidak dapat rneninggalkan alkohol, minumlah dengan porsi sedang, yaitu tidak lebih dari satu atau dua gelas wine sehari.
3. Minum banyak air
Terutama minuman yang diionisasi atau yang mengandung mineral. Minumlah delapan hingga 12 gelas sehari. Kurangi konsumsi air alkalin dan jangan minum air berbaking soda, sebab mengandung banyak garam.
4. Minum susu dan jus jeruk
Menurut beberapa riset, susu menurunkan kadar asam urat. Jika Anda potensial menderita asam urat, risikonya dapat diturunkan bila minum segelas susu setiap hari. Satu gelas susu dapat menurunkan asam urat hingga 0,25 mg/dL, Demikian pula dengan jus jeruk, walau kedigdayaannya sedikit di bawah susu.
5. Minum kopi
Dalam beberapa penelitian, didapat hasil bahwa kopi dapat menurunkan risiko terkena asam urat. Kopi juga dapat sedikit menurunkan risiko terkena asam urat. untuk mereka yang telah terkena.
6. Santap ceri, seledri, stroberi
Makan buahnya atau minum jusnya. Semuanya mengandung komponen yang mampu memerangi asam urat. Beberapa pasien melaporkan, nyeri karena asam urat langsung hilang karena ceri. Buah beri juga bisa membantu pencegahan. Empat besar buah beri yang disarankan adalah elderberi, stroberi, bluberi, dan bilberi. Semuanya dapat mencegah asam urat karena kaya antioksidan, berpurin rendah, dan tidak terlalu asam. Beri paling oke? Stroberi!
7. Multivitamin
Minimal asup satu tablet multivitamin setiap hari. Pilih yang paling kuat dan mengandung mineral seperti kalsium, magnesium, dan zinc, terutama untuk mereka yang telah berusia di atas 40 tahun.
8. Turunkan berat badan
Jika Anda termasuk kelebihan berat, sebaiknya turunkan berat badan. Penurunan berat badan adalah tip paling penting dalam pencegahan asarn urat, meski yang paling sulit untuk dilakukan.
9. Minum vitamin C
Asupan vitamin C sebanyak 500 mg setiap hari, menurut sebuah penelitian, terbukti dapat mencegah asam urat.
Makanan dan Kadar Purin
- Tinggi : ikan hering, sardin, teri, hati (dari semua jenis hewan), kaldu, daging jeroan, ikan tuna, ikan trout, lobster dan keluarganya, udang, kerang, minuman beralkohol.
- Sedang : ikan (kecuali yang telah disebutkan di kategori tinggi), polong-polongan termasuk kacang-kacangan (kedelai, kacang pea), daging sapi, daging domba, daging babi, ayam, kalkun, jamur, bayam, asparagus, lentil.
- Rendah : telur (dan juga putih telur), buah-buahan (termasuk beri) susu, mentega, keju, yogurt, krim, es krim, kentang, produk biji-bijian (roti, krakers, pasta, mi, spageti, beras), kacang-kacangan dan biji-bijian, cake, biskuit, sereal, zaitun, cuka, minyak sayur, gula cokelat, acar dari sayuran, kimchi.
Penderita asam urat sebaiknya...
- Memakai baju hangat jika cuaca sedang dingin
- Memastikan tekanan darah dalam level normal
- Menghindari dehidrasi
- Menghindari perut kosong dalam waktu lama
- Berolahraga tetapi hindari latihan berat
| GO |
Label:
Kesehatan
Penyebab Gejala Kanker Pankreas
Steve Jobs adalah penderita kanker pankreas, sama seperti aktor Patrick Swayze yang meninggal karena kanker pankreas bulan September 2009.
Berikut ini adalah sedikit tentang kanker pankreas yang dikutip dari Sol Goldman, John Hopkins Medical Center dan WebMD. Artikel ini adalah bagian dari buku Fat Loss not Weight Loss DIABETES yang akan dirilis sebentar lagi. Diabetes sangat berhubungan dengan pankreas.
Hal lain yang membuat saya tertarik untuk berbagi kebetulan adalah karena saya belajar marketing, sehingga cukup kenal figur Steve Jobs walau bukan pengguna Apple. Kesehatan Steve Jobs menjadi menarik diamati, karena harga stok saham Apple dipengaruhi oleh rumor kesehatan Steve.
Misalnya, ketika Steve tampak tidak sehat di suatu acara MacWOrld di tahun 2009, Steve mengatakan dirinya “berada dalam ketidakseimbangan hormon”. Lalu ketika dia mengumumkan akan menjalani perawatan, harga saham Apple turun. Setiap saat beredar rumor, baik asli atau palsu soal kesehatan Steve, maka harga saham akan turun.
Steve Jobs diketahui menderita kanker pankreas. Dan berikut ini adalah gambaran umum tentang kanker pankreas.
Pankreas adalah kelenjar yang berbentuk tube, sekitar 15 cm yang terletak di perut bagian belakang. Tugas utamanya bagi tubuh manusia adalh menghasilkan enzim yang membantu usus memecah makanan, dan memproduksi hormon yakni insulin yang membantu regulasi gula darah.
Kanker pankreas adalah penyebab keempat kematian kanker baik pria dan wanita dan merupakan salah satu kanker yang paling mematikan, juga di kalangan medis dikenal sebagai “silent killer” 38.000 orang Amerika akan terdiagnosa kanker pankreas dan 34.000 di antaranya akan mati karenanya.
Kanker ini sebetulnya dapat ditatalaksana kalau ditemukan di tahap awal akan tetapi masalah dari kanker ini adalah kesulitan mendiagnosa untuk tahap awal . Pada tahap awal kanker tidak terasa gejala apapun. Akan tetapi, seiring dengan semakin besarnya pertumbuhan kanker, maka akan terasa nyeri di perut bagian atas kiri yang menyebar ke belakang.
Rasa nyerinya menjadi saat orang yang terkena kanker makan atau berbaring. Gejala lain yang tampak adalah jaundice alias kuning. Kemampuan bertahan hidup selama 5 tahun adalah 25 persen kalau kanker dioperasi dan diangkat saat masih kecil dan belum menyebar.
Siapa saja yang berisiko terbesar terkena kanker pankreas? Berikut ini adalah faktor-faktor yang memengaruhi timbulnya kanker pankreas :
1. Faktor keturunan. Kalau ada 2 atau lebih kerabat yang menderita kanker pankreas.
2. Keturunan Yahudi Ashkenazi
3. Mengalami mutasi genetik BRCA
4. Usia di atas 50 tahun
5. Perokok berat.
6. Diabetes
7. Lain-lain, seperti penyakit hati kronis, obesitas, kurang olahraga.
Tiga faktor pertama yang disebutkan paling atas adalah yang tidak dapat dikontrol. Namun faktor yang keempat yaitu penuaan memang tidak dapat dikontrol, karena secara kronologis usia orang terus bertambah. Akan tetapi, usia tubuh dapat dikembalikan. Salah satunya adalah dengan melakukan terapi hormon yang komprehensif.
Faktor yang kelima yaitu merokok merupakan faktor yang saya beri perhatian khusus. Menurut John Hopkins , rokok adalah salah satu faktor penyebab kanker pankreas, dan seperti kita ketahui, konsumsi rokok di negeri ini sangat besar. Perlu perhatian bagi semua masyarakat di Indonesia, bahwa akibat merokok lebih dari sekedar kanker paru-paru.
Kematian dini yang diakibatkan dari rokok lah yang perlu dikhawatirkan. Kematian dini berarti kehilangan talenta yang berharga yang sangat mahal yang dibutuhkan perusahaan, instansi, organisasi di negri ini untuk maju.
Faktor yang keenam adalah diabetes. Penderita kanker pankreas, 10-20 persen adalah penderita diabetes. Diabetes adalah fakor risiko yang dapat di”manage” dengan gaya hidup sehat. Kata kunci diabetes adalah faktor keturunan, dan gaya hidup. Faktor keturunan tentunya tidak dapat diubah, akan tetapi gaya hidup selalu bisa dimodifikasi.
Beberapa faktor risiko pencetus diabetes adalah overdosis gula yang menyebabkan kelelahan pankreas, dan makanan kaya lemak, khususnya lemak trans yang terdapat di dalam minyak sawit, dan dijual di berbagai fast food. Konsumsi keduanya di"back up" oleh monosodium glutamat alias vetsin, yang memperkuat rasa.
Akan tetapi kalau mau ditelusuri sedikit, kita perlu berpikir kritis, apa yang mendorong orang menjadi suka makanan tersebut, yang pada akhirnya menyebabkan diabetes.
Salah satunya adalah stress (cocok untuk kondisi Steve Jobs), baik berupa stres pekerjaan, stres hubungan romantis, stress finansial. Salah satu solusi sebetulnya adalah mencari solusi atas stres ini, baru mengajarkan gaya hidup sehat. Artinya, yang perlu diubah adalah mindsetnya, baru ditunjukkan caranya, dan diberi contoh bagaimana melakukannya.
Semua perusahaan, organisasi, ionstansi, sebaiknya membuat pelatihan perubahan mindset hidup sehat. Karena kalau lalai, bisa memberi dampak bagi kekuatan tim secara keseluruhan, khususnya bila yang terkena dampak adalah eksekutif di posisi tinggi seperti Steve Jobs.
Baik merokok atau diabetes, untuk mengubah gaya hidup, diperlukan lebih dari sekedar himbauan. Akan tetapi perlu pengkondisian. Sebab yang diperlukan adalah perubahan mindset. Perubahan perilaku, yang selama ini digembar-gemborkan, tidak akan memberi hasil apapun tanpa perubahan mindset. Perubahan mindset artinya mengubah bawah sadar yang perlu teknik khusus untuk mengerjakannya. Bukan sekedar himbauan. Harus dijadikan standar prosedur. Bagian dari kewajiban.
Kalau organisasi masih menginginkan perubahan untuk meningkatkan kinerja, sudah saatnya corporate health strategy menjadi salah satu competitive advantage yang diterapkan diperusahaan. Mengubah mindset, mengubah perilaku sehingga mengubah hasil. Dengan demikian, kita bisa mengurangi risiko kehilangan terlalu dini orang bertalenta tinggi seperti Apple kehilangan Steve Jobs.
* Dr Phaidon L Toruan, praktisi dan pengamat kesehatan. Bagi yang tertarik untuk hidup lebih sehat, diingatkan setiap hari, silahkan ikut tips sehat saya setiap hari, follow @PhaidonToruan. Salam sehat!
Berikut ini adalah sedikit tentang kanker pankreas yang dikutip dari Sol Goldman, John Hopkins Medical Center dan WebMD. Artikel ini adalah bagian dari buku Fat Loss not Weight Loss DIABETES yang akan dirilis sebentar lagi. Diabetes sangat berhubungan dengan pankreas.
Hal lain yang membuat saya tertarik untuk berbagi kebetulan adalah karena saya belajar marketing, sehingga cukup kenal figur Steve Jobs walau bukan pengguna Apple. Kesehatan Steve Jobs menjadi menarik diamati, karena harga stok saham Apple dipengaruhi oleh rumor kesehatan Steve.
Misalnya, ketika Steve tampak tidak sehat di suatu acara MacWOrld di tahun 2009, Steve mengatakan dirinya “berada dalam ketidakseimbangan hormon”. Lalu ketika dia mengumumkan akan menjalani perawatan, harga saham Apple turun. Setiap saat beredar rumor, baik asli atau palsu soal kesehatan Steve, maka harga saham akan turun.
Steve Jobs diketahui menderita kanker pankreas. Dan berikut ini adalah gambaran umum tentang kanker pankreas.
Kanker pankreas adalah penyebab keempat kematian kanker baik pria dan wanita dan merupakan salah satu kanker yang paling mematikan, juga di kalangan medis dikenal sebagai “silent killer” 38.000 orang Amerika akan terdiagnosa kanker pankreas dan 34.000 di antaranya akan mati karenanya.
Kanker ini sebetulnya dapat ditatalaksana kalau ditemukan di tahap awal akan tetapi masalah dari kanker ini adalah kesulitan mendiagnosa untuk tahap awal . Pada tahap awal kanker tidak terasa gejala apapun. Akan tetapi, seiring dengan semakin besarnya pertumbuhan kanker, maka akan terasa nyeri di perut bagian atas kiri yang menyebar ke belakang.
Rasa nyerinya menjadi saat orang yang terkena kanker makan atau berbaring. Gejala lain yang tampak adalah jaundice alias kuning. Kemampuan bertahan hidup selama 5 tahun adalah 25 persen kalau kanker dioperasi dan diangkat saat masih kecil dan belum menyebar.
Siapa saja yang berisiko terbesar terkena kanker pankreas? Berikut ini adalah faktor-faktor yang memengaruhi timbulnya kanker pankreas :
1. Faktor keturunan. Kalau ada 2 atau lebih kerabat yang menderita kanker pankreas.
2. Keturunan Yahudi Ashkenazi
3. Mengalami mutasi genetik BRCA
4. Usia di atas 50 tahun
5. Perokok berat.
6. Diabetes
7. Lain-lain, seperti penyakit hati kronis, obesitas, kurang olahraga.
Tiga faktor pertama yang disebutkan paling atas adalah yang tidak dapat dikontrol. Namun faktor yang keempat yaitu penuaan memang tidak dapat dikontrol, karena secara kronologis usia orang terus bertambah. Akan tetapi, usia tubuh dapat dikembalikan. Salah satunya adalah dengan melakukan terapi hormon yang komprehensif.
Faktor yang kelima yaitu merokok merupakan faktor yang saya beri perhatian khusus. Menurut John Hopkins , rokok adalah salah satu faktor penyebab kanker pankreas, dan seperti kita ketahui, konsumsi rokok di negeri ini sangat besar. Perlu perhatian bagi semua masyarakat di Indonesia, bahwa akibat merokok lebih dari sekedar kanker paru-paru.
Kematian dini yang diakibatkan dari rokok lah yang perlu dikhawatirkan. Kematian dini berarti kehilangan talenta yang berharga yang sangat mahal yang dibutuhkan perusahaan, instansi, organisasi di negri ini untuk maju.
Faktor yang keenam adalah diabetes. Penderita kanker pankreas, 10-20 persen adalah penderita diabetes. Diabetes adalah fakor risiko yang dapat di”manage” dengan gaya hidup sehat. Kata kunci diabetes adalah faktor keturunan, dan gaya hidup. Faktor keturunan tentunya tidak dapat diubah, akan tetapi gaya hidup selalu bisa dimodifikasi.
Beberapa faktor risiko pencetus diabetes adalah overdosis gula yang menyebabkan kelelahan pankreas, dan makanan kaya lemak, khususnya lemak trans yang terdapat di dalam minyak sawit, dan dijual di berbagai fast food. Konsumsi keduanya di"back up" oleh monosodium glutamat alias vetsin, yang memperkuat rasa.
Akan tetapi kalau mau ditelusuri sedikit, kita perlu berpikir kritis, apa yang mendorong orang menjadi suka makanan tersebut, yang pada akhirnya menyebabkan diabetes.
Salah satunya adalah stress (cocok untuk kondisi Steve Jobs), baik berupa stres pekerjaan, stres hubungan romantis, stress finansial. Salah satu solusi sebetulnya adalah mencari solusi atas stres ini, baru mengajarkan gaya hidup sehat. Artinya, yang perlu diubah adalah mindsetnya, baru ditunjukkan caranya, dan diberi contoh bagaimana melakukannya.
Semua perusahaan, organisasi, ionstansi, sebaiknya membuat pelatihan perubahan mindset hidup sehat. Karena kalau lalai, bisa memberi dampak bagi kekuatan tim secara keseluruhan, khususnya bila yang terkena dampak adalah eksekutif di posisi tinggi seperti Steve Jobs.
Baik merokok atau diabetes, untuk mengubah gaya hidup, diperlukan lebih dari sekedar himbauan. Akan tetapi perlu pengkondisian. Sebab yang diperlukan adalah perubahan mindset. Perubahan perilaku, yang selama ini digembar-gemborkan, tidak akan memberi hasil apapun tanpa perubahan mindset. Perubahan mindset artinya mengubah bawah sadar yang perlu teknik khusus untuk mengerjakannya. Bukan sekedar himbauan. Harus dijadikan standar prosedur. Bagian dari kewajiban.
Kalau organisasi masih menginginkan perubahan untuk meningkatkan kinerja, sudah saatnya corporate health strategy menjadi salah satu competitive advantage yang diterapkan diperusahaan. Mengubah mindset, mengubah perilaku sehingga mengubah hasil. Dengan demikian, kita bisa mengurangi risiko kehilangan terlalu dini orang bertalenta tinggi seperti Apple kehilangan Steve Jobs.
* Dr Phaidon L Toruan, praktisi dan pengamat kesehatan. Bagi yang tertarik untuk hidup lebih sehat, diingatkan setiap hari, silahkan ikut tips sehat saya setiap hari, follow @PhaidonToruan. Salam sehat!
| GO |
Label:
Kesehatan
Langganan:
Postingan (Atom)